Forum Aktivis Beri Catatan, Dukung Iwan Usman Benahi RSUD Toto Kabila

Ketua Forum Komunikasi Aktivis Gorontalo, Leonardo, menyampaikan dukungannya terhadap kepemimpinan baru Direktur RSUD Toto Kabila, Iwan Usman, S.Kep., Ns., dalam membawa rumah sakit daerah tersebut ke arah pelayanan yang semakin baik, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut Leonardo, pergantian kepemimpinan di lingkungan rumah sakit merupakan momentum penting untuk melakukan pembenahan sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia berharap kepemimpinan Iwan Usman dapat menjadi bagian dari proses peningkatan tata kelola dan kualitas pelayanan di RSUD Toto Kabila.

“Kami dari Forum Komunikasi Aktivis Gorontalo memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Iwan Usman di RSUD Toto Kabila. Kami berharap kepemimpinan yang baru ini mampu membawa semangat perubahan, pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Leonardo.

Leonardo menilai, tantangan rumah sakit daerah tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis, tetapi juga menyangkut tata kelola, sumber daya manusia, ketersediaan sarana dan prasarana, keselamatan pasien, hingga keterbukaan terhadap kritik dan masukan masyarakat.

Karena itu, ia berharap manajemen RSUD Toto Kabila dapat membangun komunikasi yang baik dengan seluruh tenaga kesehatan, pegawai rumah sakit, pemerintah daerah, organisasi profesi, serta masyarakat.

“Rumah sakit adalah fasilitas pelayanan publik. Karena itu, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang aman, cepat, ramah dan berkualitas. Kami berharap seluruh jajaran dapat bekerja bersama di bawah kepemimpinan direktur yang baru,” katanya.

Dukungan tersebut, lanjut Leonardo, bukan berarti menutup ruang bagi kritik. Sebaliknya, Forum Komunikasi Aktivis Gorontalo akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Kami mendukung kepemimpinannya, tetapi tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial. Jika ada hal yang perlu diapresiasi tentu akan kami apresiasi, dan jika ada persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, tentu kami akan menyampaikannya secara objektif,” tegas Leonardo.

Sementara itu, RSUD Toto Kabila saat ini tengah menjalankan sejumlah agenda pembenahan dan penguatan mutu pelayanan. Rumah sakit tersebut juga telah memulai persiapan menuju reakreditasi yang dijadwalkan pada 2027, dengan fokus antara lain pada standarisasi mutu pelayanan, budaya keselamatan pasien, serta pembenahan tata kelola manajemen.

Leonardo berharap momentum kepemimpinan baru dapat menjadi awal penguatan kolaborasi seluruh elemen rumah sakit.

“Kami berharap RSUD Toto Kabila semakin maju, pelayanan semakin berkualitas, tenaga kesehatan semakin terlindungi dan masyarakat semakin percaya terhadap rumah sakit daerah ini. Semua itu membutuhkan kerja bersama dan komitmen yang kuat,” pungkasnya.